Acara “Debat Capres” di Indonesia

Acara “Debat Capres” di Indonesia

 Acara “Debat Capres” di Indonesia
Acara “Debat Capres” di Indonesia

Pembahasan

  1. Acara “Debat Capres” di Indonesia

Ajang debat capres dalam  rangka mengenalkan  calon presiden menjadi acara yang paling ditunggu-tunggu oleh masyarakat luas. Debat diharapkan dapat memperlihatkan visi misi capresdan cawares  sekaligus mengetahui apakah mereka menguasai isu yang dibahas atu tidak. Pengertian debat itu sendiri adalah kegiatan adu argumentasi antara dua pihak atau lebih, baik secara perorangan maupun kelompok, dalam mendiskusikan dan memutuskan masalah dan perbedaan. Secara formal, debat banyak dilakukan dalam institusi legislatif seperti parlemen, terutama di negara-negara yang menggunakan sistem oposisi. Dalam hal ini, debat dilakukan menuruti aturan-aturan yang jelas dan hasil dari debat dapat dihasilkan melalui voting atau keputusan juri. (Basariyadi, 2017). Maka dari itu, dalam sebuah acara debat setiap pasangan debat akan menyusun argument-argumen mereka dan mendebatkannya untuk melawan argument lawan. Debat merupakan rangkaian kegiatan pilpres yang bukan hanya bersifat ritual untuk memenuhi aturan prosedural UU Pemilu, melainkan juga sangat penting untuk menguji kapasitas dan ketajaman visi-misi masing-masing kandidat dalam memroyeksikan Indonesia ke depan.

Skema debat kandidat pasangan capres-cawapres Pemilu 2019 adalah sebgai berikut (Lazuardi, 2018):

  1. Jadwal
  • Debat ke 1 antar capres-cawapres (17 Januari 2019
  • Debat ke 2 antar capres (17 Februari 2019)
  • Debat ke 3 antar cawapres (17 Maret 2019)
  • Debat ke 4 antar capres (30 Maret 2019)
  • Debat ke 5 antar capres-cawapres (masih tentatif)
  1. Lembaga Penyiaran:
  • Debat 1 TVRI, RRI, Kompas TV dan RTV
  • Debat 2 MNC Group
  • Debat 3 Trans TV, Trans 7, CNN Indonesia
  • Debat 4 Metro TV, SCTV, Indosiar
  • Debat 5 TV One, ANTV, Berita Satu dan Net TV
  1. Tema setiap debat:
  • Debat ke 1 (Hukum, HAM, Korupsi, Terorisme)
  • Debat ke 2 (Energi dan Pangan, SDA dan lingkungan hidup, infrastruktur)
  • Debat ke 3 (Pendidikan, Kesehatan, Ketenagakerjaan, Sosial dan Kebudayaan).
  • Debat ke 4 (Ideologi, Pemerintahan, Hankam, Hubungan Internasional)
  • Debat ke 5 (Ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan dan investasi, perdagangan dan industri).

Baca Juga :