Hakikat Penelitian

Hakikat Penelitian

Hakikat Penelitian

Penelitian adalah terjemahan dari kata Inggris research. Dari istilah itu, ada juga ahli yang menerjemahkan research sebagai riset. Research itu sendiri berasal dari kata re, yang berarti kembali dan to search yang berarti mencari. Dengan demikian arti sebenarnya dari research atau riset adalah mencari kembali.[4]

Penelitian pada dasarnya adalah suatu kegiatan atau proses yang sistematis untuk memecahkan masalah yang dilakukan dengan menerapkan metode ilmiah.[5] Penelitian didefinisikan oleh banyak penulis sebagai suatu proses yang sistematis. Pengumpulan data yang dilakukan oleh seorang peneliti dapat menentukan keberhasilan dalam penelitian yang dilakukan olehnya. Setelah data penelitian terkumpul, maka perlu seorang peneliti perlu melakukan analisis data yang sudah diperoleh.

Dalam proses penelitian, seorang peneliti juga perlu memahami metode ilmiah yang akan digunakan. Metode ilmiah merupakan suatu proses yang sangat beraturan yang memerlukan sejumlah langkah yang berurutan: pengenalan dan pendefinisian masalah, perumusan hipotesis, pengumpulan data, analisis data, dan pernyataan kesimpulan mengenai diterima atau ditolaknya hipotesis.[6]

Agar suatu studi penelitian menjadi sistematik, pertama kita harus meneliti hakikat masalah yang akan diteliti. Pengetahuan yang berhubungan diidentifikasikan, dan dalam esensi, suatu kerangka kerja ditetapkan untuk melaksanakan penelitian. Kedua, pengumpulan informasi tentang bagaimana orang lain mendekati masalah yang sama, atau penelitian relevan. Ketiga, pengumpulan data yang sesuai dengan masalah penelitian. Proses pengumpulan data memerlukan penyusunan dan kontrol yang layak. Keempat, penelitian adalah analisis data yang sudah dikumpulkan kemudian diolah dan dianalisis baik menggunakan teknik statistik maupun tidak. Langkah kelima merupakan proses penggambaran kesimpulan atau penarikan generalisasi setelah analisis dilakukan.

Penelitian kuantitatif dan kualitatif sering dipasangkan dengan nama metode yang tradisional, dan metode baru; metode positivistik dan postpositivistik; metode scientific dan metode artistik, metode konfirmasi dan temuan; serta kuantitatif dan interpretif. Jadi, penelitian kuantitatif sering dinamakan metode tradisional, positivistik, scientific dan metode discovery. Sedangkan penelitian kualitatif sering dinamakan sebagai metode baru, postpositivistik; artistik; dan interpretive research.[7]

  1. Penelitian Kuantitatif

Penelitian kuantitatif adalah suatu pendekatan penelitian yang secara primer menggunakan paradigma postpositivist dalam mengembangkan ilmu pengetahuan (seperti pemikiran tentan sebab akibat, reduksi kepala variabel, hipotesis, dan pertanyaan spesifik, menggunakan pengukuran dan observasi, serta pengujian teori), menggunakan strategi penelitian seperti eksperimen dan survei yang memerlukan data statistik.[8] Penelitian kuantitatif menggunakan instrument untuk mengumpulkan data atau mengukur status variabel yang diteliti. [9]

sumber :