Kekuasaan Retail yang Makin Besar.

Kekuasaan Retail yang Makin Besar.

Kekuasaan Retail yang Makin Besar.
Kekuasaan Retail yang Makin Besar.

Pengendali utama supply chain adalah consumer, maka yang berhubungan dengan itu adalah para retailer yang menanggapi kehendak dan tuntutan consumers yang makin meningkat dengan mengadakan perubahan-perubahan besar dalam penataan, dekorasi, teknik pelayanan dan personil tokonya. Cara-cara retailer untuk para konsumer memilih barang dalam pengambilan keputusan adalah:

  • Membuat display yang menarik untuk produk tertentu
  • Memberikan diskon yang menarik untuk produk tertentu
  • Memberikan bonus tertentu sebagai hadiah
  • Menawarkan secara lebih aktif
  1. Dilema dalam pencapaian Optimalisasi

Langkah yang penting dalam melakukan manajemen supply chain adalah menggalang, memperbaiki komunikasi harian diantara semua pelaku supply, mulai dari hilir sampai ke hulu. Komuniasi ini dapat mencegah kelambatan pengadaan barang maupun penumpukan barang digudang yang berlebihan.

  1. Kendala dalam Membangun Kepercayaan

Beberapa hal yang melatarbelakangi kendala membangun kepercayaan adalah Sebagai berikut:

  • Masih banyaknya anggapan bahwa supplier atau pihak lain adalah “lawan” atau bahkan “musuh” dalam berbisnis dan bukan “mitra”
  • Masih banyaknya anggapan bahwa antar supplier atau pihak lain dan perusahaan sendiri pada hakikatnya mempunyai tujuan yang berlainan, bahkan saling bertentangan, sedangkan tujuan akhir adalah sama-sama survive dan growth.
  • Dalam negosisiasi, makin banyak yang mengharapkan hasil yang “win-lose” dan kurang mengenal konsep “win-win negotiation”
  • Banyak yang masih melihat pada hubungan “jangka-pendek” dan kurang melihat hubungan “jangka panjang” yang saling menguntungkan
  • Oleh karena itu, konsep-konsep baru seperti “win-win negotiation”, “supplier patnering”, dsb perlu dikembangkan diantara para peserta kegiatan supply dan didalam perusahaan sendiri untuk menciptakan kepercayaan yang sungguh diperlukan dalam mengoptimalkan manajemen supply chain.
  1. Patnering sebagai Suatu Solusi
  • Meyakini memiliki tujuan yang sama (common goal)
  • Saling menguntungkan (mutual benefit)
  • Saling percaya (mutual trust)
  • Bersikap terbuka (transparent)
  • Menjalin hubungan jangka panjang (long term relationship)
  • Terus menerus melakukan perbaikan dalam biaya dan mutu barang/jasa
  1. Teknologi Informasi sebagai Katalisator

Keberhasilan manajemen supply mungkin dapat dicapai tanpa menggunakan jasa teknologi informasi, yang dalam kasus ini harus bercirikan antara lain :

  • Hadrware dan software-nya mampu digunakan antar organisasi/perusahaan
  • Clear information
  • Real time POS (Point Of Sales) information
  • Customer and network friendly
  • High level effectiveness and efficienc

Sumber : https://newsinfilm.com/seva-mobil-bekas/