Peluang Usaha Budidaya Bayam Merah

Peluang Usaha Budidaya Bayam Merah – Bayam Merah adalah tanaman sayur dari keluarga Amaranthacea. Bayam merah juga sering disebut bayam glatik. Di Jawa, tanaman ini dinamai bayem abrit, bayem lemag atau bayem sekul. Sedangkan di Maluku, ia disebut dengan jawa lufife, tona magaahu atau baya rohiha. Sementara nama asingnya lebih dikenal dengan Chinese spinach. Nama latinnya adalah Amaranthacea Gangeticus. Nama Inggrisnya adalah Red Spinach. Ia adalah pokok berbunga tahunan yang mempunyai bunga ungu gelap.

Panduan Lengkap Cara Budidaya Bayam

Pengolahan Lahan
Tanah yang akan ditanami dengan bayam merah harus diolah dahulu dan diberi pupuk organik yang berasal dari kotoran ternak, limbah limbah organik yang telah diolah terlebih dahulu menggunakan konsep fermentasi dan dicampur dengan GLIO untuk mengurangi serangan penyakit jamur.

Setiap Hektar ladang atau sawah yang akan ditanami sayuran diberi pupuk kandang/pupuk organik (1 – 20 ton consistent with Ha ). Jika tanah mempunyai kandungan bahan organik lebih dari 3% (tanah masih subur) maka pemupukan cukup dengan dosis 1 ton/ha, jika kandungan bahan organik antara 1 – 2% maka disarankan pemberian pupuk kandang/pupuk organik sebanyak antara 1 – 3 ton/ha, namun jika tanah telah banyak pencemarannya (rusak) atau tanah yang mempunyai kandungan bahan organik kurang darin 1% maka pupuk kandang yang dibutuhkan semakin banyak (antara three – 20 ton /ha). Banyaknya pupuk organik juga tergantung kemiringan lahannya. Semakin lahan miring dimana banyak terjadi erosi dan lapisan olah tanah hilang maka dosis pupuk orgnik bisa mencapai 20 ton/ha.

Tanah dicampur dengan pupuk organik, digemburkan lalu dibentuk bedengan untuk mempermudah memelihara tanaman/sayuran yang ditanam. Jika pupuk kandang terbatas bisa ditambahkan atau diganti dengan pupuk natural padat SUPERNASA dosis bisa 3-5 kg according to ha atau kalau pakai Supernasa Granule dosis 50 kg in line with ha.

Selanjutnya kita harus membuat bedengan-bedengan untuk menanam bibit bayam merah nantinya. Bedengan untuk tanaman bayam merah biasanya dibuat dengan lebar one hundred cm sampai two hundred cm dan tinggi bedengan sekitar 30 cm. Panjang bedengan yang dibuat biasanya tidak dibatasi, tergantung keadaan lahan saja. Selanjutnya, di lahan tersebut juga harus dibuat tempat mengalirnya air, ukurannya yakni sekitar 30 cm lebar x 30 cm kedalaman. Setelah itu, kita lanjutkan dengan proses pemupukan dengan menaburkan pupuk secukupnya di atas bedengan dan manambahkan lapisan tanah tipis di atasnya.

Pembibitan Bayam Merah

Pilih benih yang bagus kemudian direndam air (bisa ditambah POC NASA 2 cc/lt ), biarkan selama 20 menit, kemudian ditiriskan lalu ditanam pagi atau sore hari.

Cara menanam bibit bayam merah sangat mudah. Kita bisa melakukannya dengan cara tanam langsung, yakni menyebarkan benih ke atas bedengan-bedengan. Benih atau bibit bayam merah amatlah kecil sehingga kita harus mencampur mereka dengan tanah sebelum disebarkan ke atas bedengan. Kemudian cara yang kedua yaitu cara tanam tidak langsung. Disini kita menebar benih dahulu, baru setelah itu menanamnya kembali di atas lahan.

Pemeliharaan Tanaman Bayam Merah
Tanaman bayam merah yang telah berumur 1 minggu (7 hari sd 10 hari) berikutnya disemprot dengan pupuk organik atau pupuk hayati serta pestisida alami. Semprotkan larutan POC NASA dan HORMONIK ( hormon organik) atau GREENSTAR tiap minggu sekali , waktu penyiraman setiap 1 – 2 minggu sekali secara rutin sampai tanaman akan dipanen. Tanaman bayam merah bisa dipanen saat berumur 20 hari setelah tanam.

Panen dan Pasca Panen Bayam Merah

Budidaya bayam bisa dipanen mulai 20 hari setelah tanam atau tinggi tanaman sekitar 20 cm. Dengan pencabutan rata-rata panen yang dihasilkan dalam satu hektar adalah 20 ton. Sedangkan pada budidaya bayam potong biasanya dipanen pada umur 1-1,5 bulan dengan c program languageperiod pemerikan seminggu sekali.

Setelah dipanen cuci dan sortir tanaman. Sebelum dikirim, bayam diikat dengan bilah bambu, setiap 50 ikatan digambungkan dalam satu gabung. Simpan hasil panen budidaya bayam ditempat teduh karena bayam termasuk tanaman yang cepat layu.

Sumber : https://goo.gl/P9eoWx