Pengertian Produksi, Faktor dan Teori Lengkap

Selamat datang di Macorp, disini akan membahas materi tentang apa itu produksi. Berikut dibawah ini penjelasanya:

Pengertian Produksi, Faktor dan Teori Lengkap

Pengertian Produksi

Pengertian Produksi, Faktor dan Teori Lengkap – Kegiatan produksi adalah kegiatan menghasilkan atau menambah nilai guna suatu barang dan jasa. Kegunaan suatu barang akan bertambah, jika memberikan manfaat baru atau lebih dari bentuk semula. Misalnya, butik, pabrik sepatu, pabrik bola, riunah sakit, sekolah, dan rumah produksi film atau sinetron.

Fungsi ilmu ekonomi dalam kegiatan produksi, yaitu memilili bagaimana sumber daya faktor produksi dapat dikombinasikan dengan efektif dan efisien sehingga menghasilkan output yang murah (least cost) dan berkualitas. Dalam memproduksi sebenarnya perusahaan dibatasi oleh pengguna sumber daya modal, tenaga kerja, tempat (ruang), teknologi dan waktu.

Faktor-Faktor Produksi

Faktor produksi adalah unsur-unsur yang digunakan dalam proses produksi. Faktor-faktor produksi yang digunakan dalam proses produksi terdiri atas sumber daya alam, tenaga kerja manusia, sumber daya modal, dan sumber daya keahlian.

1) Sumber Daya Alam

Faktor sumber daya alam merupakan segala sesuatu yang disediakan oleh alam guna memenuhi kebutuhan. Misalnya, tanah, tumbuhan, hewan, udara, air, sinar matahari, dan emas. Dalam menggali dan memanfaatkan sumber daya alam, manusia harus mampu memelihara dan mengembangakannya agar sumber daya tersebut tidak cepat rusak dan habis.

2) Sumber Daya Manusia

Faktor sumber daya manusia merupakan semua kegiatan manusia baik jasmani maupun rohani yang dipakai dalam proses produksi. Faktor sumber daya alam dan sumber daya manusia merupakan faktor produksi asli karena tersedia di alam secara langsung.

3) Sumber Daya Modal

Modal adalah barang atau hasil produksi yang digunakan imtuk menghasilkan produk selanjutnya. Faktor produksi modal dapat dikategorikan sebagai berikut.

a)    Bentuk Modal

Modal nyata (modal konlcret) adalah modal yang dapat dilihat secara kongkret dalam proses produksi. Contohnya, mesin, bahan baku, dan gedung pabrik.

Modal tidak nyata (modal abstrak) adalah modal yang tidak dapat dilihat, tetapi memiliki nilai dalam perusahaan. Contohnya, nama baik perusahaan {goodwill) dan merek produk.

b) Manfaat dalam Proses Produksi

Modal tetap adalah barang-barang modal yang dapat digunakan berkali-kali dalam proses produksi. Contohnya, gedimg dan mesin-mesin pabrik.

Modal lancar adalah barang-barang modal yang habis sekali pakai dalam proses produksi, contohnya bahan baku dan bahan pembantu.

4) Sumber Daya Keahlian atau Kewirausahaan

Sumber daya keahlian adalah faktor produksi yang mengatur dan mengombinasikan faktor-faktor produksi secara efektif dan efisien. Faktor sumber daya modal dan faktor sumber daya keahlian (skill) merupakan faktor produksi turunan karena tersedia melalui proses pengelolaan atau tidak langsung ada.

Teori Perilaku Produsen

Produsen sangat erat kaitannya dengan konsumen karena tanpa konsumen kegiatan produsen untuk memproduksi barang dan jasa menjadi tidak berguna. Bagi seorang produsen ada berbagai alternatif yang dapat dipilih dalam mengombinasikan berbagai faktor produksi untuk menghasilkan produksi yang efesien (lost cost combination). Hal sederhana yang bisa dilakukan untuk memilih kombinasi faktor produksi adalah dengan melalui pendekatan produk total (total product), produksi marjinal (marginal product), pendapatan total (total, revenue) dan pendapatan produk marjinal (marginal revenue product).

1) Hukum Hasil Lebih yang Semakin Berkurang

Hukum hasil pertambahan nilai yang semakin berkurang (the law of diminishing marginal returns) menyatakan apabila faktor variabel produksi ditambah, sedanglcan faktor produksi lain tetap, tambahan produksi (marginal product) akan mulai menurun.

2) Konsep Pendapatan Marjinal

Selain menggunakan prinsip the law of diminishing marginal returns (penambahan hasil yang semakin menurun) untuk mengetahui berapa penambahan pegawai yang optimal, diperlukan satu konsep lagi, yaitu konsep pendapatan marjinal (marginal revenue product), yaitu tambahan pendapatan total sebagai akibat dari penambahan faktor produksi. Dengan demikian, Marginal Revenue Product (MRP) adalah Marginal Product (MP) dikalikan dengan Harga Produk (P).

 

Sumber: https://duniapendidikan.co.id/