Penggunaan Ponsel Saat Berkendara Melanggar Pasal 283

Ponsel atau ponsel telah menjadi objek wajib untuk semua orang ketika mereka melakukan bisnis. Namun, masih banyak operator yang beroperasi saat mengendarai mobil atau mengendarai sepeda motor. Bahkan, itu bisa merusak diri sendiri dan orang lain di sekitar. Sebab, ketika mengendarai kendaraan bermotor, perlu berkonsentrasi sepenuhnya, jika terganggu maka dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas. “Memanggil saat mengemudi dengan risiko tinggi: kegiatan ini dapat merusak konsentrasi yang mengarah pada kecelakaan”, kata Edo Rusyanto, koordinator jaringan keselamatan jalan

Penggunaan ponsel saat mengendarai kendaraan melanggar pasal 283, hukum n. 22 tahun 2009 yang menyatakan:

“Siapa pun yang mengendarai kendaraan bermotor dengan tidak benar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh situasi yang menyebabkan putusnya konsentrasi mengemudi di jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 (1) harus dihukum maksimal 3 (tiga) bulan atau denda maksimum 750.000,00 Rupee (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah

Namun, Polda Metro Jaya mentoleransi penggunaan fasilitas hands-free saat mengendarai kendaraan bermotor.

. Edo menjelaskan, lebih baik bila risiko mengemudi / mengemudi rendah selalu berlaku di jalan raya. Jika Anda terus menggunakan ponsel, model menjadi terpecah-pecah sehingga pengemudi kurang konsentrasi. Baca juga: Berikut ini bahaya mengemudi selama game mobile “Berkendara dengan risiko rendah adalah bagian dari upaya untuk mengurangi angka kematian kecelakaan di jalan, yang masih tinggi di Indonesia, 70 orang per hari, jadi kami tidak menggunakan ponsel ketika kita berkendara “, kata Edo. Dengan undang-undang n.22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan transportasi jalan, Pasal 283 dijelaskan: Siapa pun yang mengendarai kendaraan bermotor dipandu dengan tidak benar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh situasi yang menyebabkan gangguan konsentrasi dalam Mengemudi di jalan sebagai sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 (1) dihukum dengan pidana penjara maksimal tiga bulan atau denda paling banyak Rp. 750.000.

Sumber : Rental mobil di lampung