Pengurus baru BRTI kembali bahas konsolidasi operator

Pengurus baru BRTI kembali bahas konsolidasi operator

Pengurus baru BRTI kembali bahas konsolidasi operator

Pengurus baru Komite Regulasi Telekomunikasi Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) periode 2018-2022 akan kembali membahas konsolidasi operator sebagai salah satu program yang akan mereka jalankan.

“Itu pekerjaan rumah pertama yang harus kita selesaikan karena peraturan tentang itu belum ditetapkan,” kata Ketua BRTI, Ismail, ditemui usai pelantikan di Kementerian Komunikasi dan Informatika, Rabu.

Kepengurusan BRTI terbaru ini akan kembali membahas dan memperbaiki draft

yang sudah dibuat oleh pengurus sebelumnya.

“Draft sudah dibahas udah dibahas oleh BRTI lama, yang baru akan melakukan penyempuranaan,” kata dia.

BRTI, melalui kepengurusan yang baru, mengalami perubahan lingkup kerja, tidak hanya mengurus masalah infrastruktur telekomunikasi, namun juga industri lain yang memanfaatkan infrastruktur tersebut, antara lain bidang aplikasi dan konten.

Baca juga: Menkominfo lantik anggota BRTI baru

BRTI akan memetakan model bisnis industri telekomunikasi sehingga regulasi,

pengawasan dan pengendalian akan dilakukan dengan peraturan yang baru.

Apalagi, seperti dikatakan Ismail, Indonesia menghadapi revolusi industri 4.0 maupun ekonomi digital, secara infrastruktur harus siap.

“Kami harus bisa menciptakan suasana yang kondusif sehingga

mereka bisa membangun (infrastruktur) dengan nyaman dan ada kepastian hukum karena ini ada kaitannya dengan investasi yang besar,” kata dia.

 

Baca Juga :