Pertukaran Pelajar, Kenalkan Nyadran ke Belanda

Pertukaran Pelajar, Kenalkan Nyadran ke Belanda

Pertukaran Pelajar, Kenalkan Nyadran ke Belanda
Pertukaran Pelajar, Kenalkan Nyadran ke Belanda

Enam siswa Sekolah Mutiara Bunda Sidoarjo ini bakal berangkat ke Belanda.

Selama 18 hari, mereka mengikuti program pertukaran pelajar. Mereka akan tinggal di Kota Helmond, Provinsi Brabant Utara. Misi mengenalkan budaya Sidoarjo, bahkan Indonesia, berada di pundak mereka.

Enam siswa terpilih itu adalah Muhammad Dicko Rahmadani Putra, Michael Adi Suryanto, Aprilia Cahyaningrum, Oki Maulina, Valenzia Lars, dan Ni Putu Indra Iswari. Mereka menjadi delegasi setelah melalui beberapa tes. Mulai bahasa Inggris, pendidikan karakter, hingga wawasan budaya. ”Nanti, mereka tinggal dengan house family yang berbeda. Tapi, sekolahnya sama, yakni di Jan van Brabrant College,” jelas Kepala Yayasan Pendidikan Mutiara Bunda Linda Irene.

Menjelang keberangkatan pada 27 Mei, mereka menyiapkan banyak hal.

Termasuk membawa bahan makanan khas Indonesia, yaitu rempah-rempah. ”Sudah bawa lengkuas. Nanti masak di sana. Kami juga menyiapkan presentasi tari Bali,” kata Ni Putu.

Berbeda dengan Ni Putu yang membawakan budaya khas Indonesia, Aprilia mendapatkan tugas mengenalkan Sidoarjo. ”Saya sudah mempersiapkan tradisi nyadran. Di sana kannggak ada yang seperti itu,” ungkapnya. ”Saya harap itu bisa jadi cultural value (nilai budaya, Red) yang menarik,” ucapnya. Bagi yang belum pernah pergi ke luar negeri, pengalaman menjadi delegasi pertukaran pelajar tersebut sangat luar biasa.

Sementara itu, buat Dicko, perjalanan tersebut bukan yang kali pertama. ”Sudah pernah ke Jepang, Arab Saudi, sama Singapura. Tapi, ini beda,” lanjutnya. ”Saya mau kenalkan permainan tradisional seperti engklek di sana,” ujarnya.

Melihat antusiasme itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud)

Sidoarjo Mustain Baladan Mustain sangat bangga. Dia berharap perjalanan tersebut benar-benar dijadikan misi pertukaran budaya serta pengetahuan pendidikan yang membangun. ”Ambil positifnya. Gunakan untuk membangun pribadi kalian dan Sidoarjo nanti,” ujarnya.

 

Baca Juga :