Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Pendaftar Terbanyak CPNS 2018

Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Pendaftar Terbanyak CPNS 2018

Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Pendaftar Terbanyak CPNS 2018
Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Pendaftar Terbanyak CPNS 2018

Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) pendaftar

terbanyak Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018. Terhitung empat hari setelah pendaftaran di buka (30/9/2018), pelamar dengan latar belakang prodi PGSD mencapai 7.499 orang.

“Sampai hari keempat ini jumlah pelamar dengan latar belakang PGSD sebanyak 7.499 orang,” ungkap Kepala Biro (Karo) Humas BKN Mohammad Ridwan, dilansir okezone.com.

Menurut dia, tingginya antusiasme para pelamar dari lulusan PGSD berkaitan dengan besarnya jumlah lowongan tenaga pendidik pada seleksi CPNS tahun ini. Total lowongan tenaga pendidik tahun ini mencapai 122.000 dari 238.015 lowongan yang dibuka baik untuk instansi pusat ataupun daerah.

Hal senada pun diungkapkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur

Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), Syaffrudin. Disitat dari Tirto.id, Syafruddin menjelaskan, lowongan CPNS 2018 menyediakan jumlah formasi lumayan banyak untuk tenaga pendidikan. Total, akan tersedia 108 ribu formasi untuk guru pada seleksi CPNS 2018.

Rinciannya yakni, Guru Madrasah Kementerian Agama yang bertugas di Kabupaten/Kota sebanyak 12.000 formasi, Guru Kelas dan Mata Pelajaran sebanyak 88.000 formasi dan Guru Agama sebanyak 8.000 formasi.

Salah satu pendaftar CPNS 2018 lulusan PGSD Universitas Pendidikan Indonesia Purwakarta, Annisa Fadhila mengatakan, wajar jika pada tahun ini prodinya menjadi yang paling dominan pendaftarnya. Ini di karenakan, pada CPNS tahun sebelum-sebelumnya, taka da formasi khusus untuk guru sekolah dasar.

“Kata aku ini wajar soalnya formasi di tahun kemarin belum ada.

Jadi enggak kaget kalau misalnya prodi PGSD jadi yang paling banyak daftar. Pasti lulusan di tahun sebelumnya , juga guru-guru yang sudah mengabdi di sekolah (tapi belum menjadi PNS) juga banyak yang daftar,” tutur Dela, sapaan akrab Annisa saat dihubungi via daring, Minggu 7 Oktober 2018

Dela menilai, meski kuota untuk formasi guru sudah diperbanyak, namun kenyataannya, jumlahnya masih kurang jika melihat total lulusan prodi guru di seluruh Universitas yang ada di Indonesia. “Di kampus ku aja setiap tahun ada 200 lulusan, belum lagi di seluruh universitas. Masih timpang antara kuota yang disediakan sama jumlah lulusan,” ucap Dela.

Ia juga mengatakan guru, khususnya guru SD adalah profesi yang penting. Bukan hanya sebagai seseorang yang memberi ilmu, guru SD juga diuntut bisa untuk menjadi panutan bagi anak-anak. “Di tingkat SD, guru dituntut untuk menjadi karakter yang baik dan bisa ditiru oleh anak-anak, mengingat anak-anak usia SD sedang dalam tahap meniru.  Jadi kita harus jadi panutan untuk peserta didik, itu bedanya guru SD dengan guru  yang lain” katanya menambahkan.***

 

Sumber :

https://jeffmatsuda.com/niat-mandi-wajib/