Virus Demam Berdarah Renggut 1 Anak di Ponorogo

Virus Demam Berdarah Renggut 1 Anak di Ponorogo

Virus Demam Berdarah Renggut 1 Anak di Ponorogo
Virus Demam Berdarah Renggut 1 Anak di Ponorogo

Nyamuk aedes aigypti sekarang ini seolah-olah menjadi sosok yang mematikan di Ponorogo.

 

Meisha Anindya Firagung Putri (6) menjadi korban meninggal serangan virus dengue. Anak pertama pasangan Agung Sutowo dengan Ucik Nurfitrasari menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit umum Aisyiyah (RSUA) Ponorogo pada Minggu (3/2/2019) sore.

Meisha masuk RSUA pada Jumat (1/2/2019) setelah sebelumnya demam selama tiga hari.
Baca Juga:

Kasus DBD di Kota Malang Tahun Ini Cenderung Meningkat
Pasien DBD Membludak, Bupati Gresik Sambangi RSUD
Pemkab Kediri Tangani Penyakit DBD Secara Serius

‘’Biasanya kalau demam diperiksakan ke bidan itu sembuh.

Tetapi ini sampai tiga hari badanya masih panas, akhirnya langsung dibawa ke rumah sakit,’’ kata Paman korban, Muji Hartono saat di temui beritajatim.com di rumah duka Desa Josari Kecamatan Jetis Ponorogo, Senin (4/2/2019) sore.

Muji menceritakan anak yang menginjak taman kanak-kanak tersebut saat masuk RSUA diuji labolatorium trombositnya tinggal 85 ribu. Dihari kedua kembali turun menjadi 35 ribu, juga dibarengi dengan daya tubuh yang juga drop.

Makanan dan minuman yang masuk selalu dimuntahkannya.

‘’Saat Minggu pagi itu trombositnya terjun bebas menjadi 12. 500,’’ katanya.

Lebih lanjut, Muji mengungkapkan siangya sekitar jam 14.00 WIB bahwa keponakannya itu lantas kejang-kejang dan dirawat di ruang ICU. S Selang satu jam dipindahkan ke ruang tersebut. Meisha akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya. ‘’Keponakannya bilang rasanya sudah tidak kuat,‘’ pungkas Muji.

 

Sumber :

https://situsiphone.com/